Selasa, 31 Oktober 2017

Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Memulai





Ada milyaran orang di dunia ini, masing-masing dengan cerita hidup sendiri, dengan karakter yang tidak pernah sama tentunya. Bermacam ragam keunikan dan setiap orang mempunyai jalan perjuangan saendiri, dengan berjuang versinya sendiri, tapi sayangnya kadang orang itu terlambat menyadari kesalahannya sendiri dan merasa sudah terlambat untuk menjadi baik, mengupgrade dirinya untuk menjadi yang lebih baiksetiap harinya.
            Tapi apapun ceritanya dulu aku juga pernah mengalami hal tersebut, ceritaku dulu saat masih memakai  seragam SMP abangku mati-matian menyuruh aku menghafal Alquran, aku cuek saja, diam dan tidak peduli, dalam hatikku aku mengatakan seperti ini. “Ngapain dia menyuruhku menghafal? Dia sendiri tidak menghafal?” dan saat itu aku tanyakan kepadanya dia akan berkutik dan menjawab “Aku sudah besar, sudah terlambat!” katanya. Aku tanpa ekpresi hanya meihatnya saja berpikir banyak hal, aku akan menghafal alquran nanti sewaktu aku naik di kelas tiga tsanawiyah. Dan padahal orang yang menyuruhku untuk menghafal Alquran masih duduk di tingkat akhir SMA, kenapa bisa dia mengatakan dia sudah tua.
            Sekelumit bayangan itu masih membekas di otakku, aku mencari alasan kenapa aku tidak mendenganrkan kata-katanya saat ini, seharusnya jika aku mendegar kata-katanya saat ini,  setidaknya Alquran dengan mudah kubaca dimana-mana tanpa harus membuka Alquran. Tapi aku tidak melakukaknnya, dan sekarang aku tahu kenapa aku tidak menuruti perkataanya karena bagaimana dia menyuruhku? Sedangkan dia tidak melakukannya.
            Dan kemaren, seseorang kakak yang bekerja di Hongkong yang aku kenali lewat komunitas literasi juga membuat aku menyadari sesuatu, saat dia mengatakan kalau dia ingin berubah dan ingin anaknya juga menghafal alquran.
            “Kaka ini dari dulu kurang fokus orangnya,disinilah kekurangan kakak. Sekarang kaka berdoa untuk tetap istiqamah membaca Alquran dan sedikit-sedikit bisa menghafalnya.  Kaka punya cita-cita anak igin hafal alquran, dan bagi kakak harus dimulai dari ibu. Supaya nanti hanya tidak menuntut dia, tapi juga bisa jadi contoh. Kaka udah tua . semoga tidak ada kata terlambat. Niat karena Allah. Kakak jga sayang banget sama ibu, kaka belum bisa ngasih apa-apa, maka itu lebih menguatkan niat kakak”. Begitulah rangkaian chat yang dikirimnya amat panjang.
            Look, kaka yang itu hampir berumur empat puluh tahun, tapi masih begitu semangat. Jarang orang yang mampu begitu. Keinginan yang kuat dikarenakan alasan yang kuat memang kerap kali membuat kita menggebu-gebu, tapi celakanya apabila tidak istiqamah. Dan merasa sudah terlambat untuk itu.
            Bukannya umar masuk Islam juga buka saat usia muda, tapi bisa menghafal hadis rasulullah, dan dari barat seorang yang mendirikan KFC yang sudah terkenal dan membuka cabang dengan mereknya hampir  ke seluruh dunia memulai usahanya di usia yang sudah tidak muda. Nah, kenapa kita harus merasakan sudah terlamabt untuk memulai sesuatu, apalagi kita yang tidak-tidak tua amat. Selamat meraih mimpi dan terus meng-upgrade diri agar menajdi pribadi yan g lebih baik. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Semoga istiqamah.
Lhokseumawe, 18 Agustus 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perjalanan Menuju CintaNya (Part I)

         Perlahan namun pasti, aku mulai menemukan jalan hidupku. Setelah terombang-ambing dengan tujuan aku berada di dunia ini untuk apa,...